Cara Memilih Konveksi Bandung yang Tepat untuk Seragam Kerja

Seragam kerja perusahaan bisa dibilang merupakan salah satu pilar utama dari bisnis kita karena membantu dalam meningkatkan citra merk atau brandingan.

Kemudian selain daripada sisi penampilan, sebisa mungkin seragam perusahaan itu pun harus disesuaikan dengan masing-masing jenis job yang dilakukan oleh karyawan kita.

Ini penting dilakukan demi mempertimbangkan segala macam hal dan faktor dimulai dari kesehatan hingga keselamatan kerja.

Khusus buat kamu yang tinggal di kota kembang, pencarian jasa konveksi Bandung pun turut menjadi tantangan yang wajib kita taklukan.

Pasalnya, tak semua bisnis rumahan hingga perusahaan mampu menghasilkan kualitas seragam kerja yang kita inginkan.

Untuk itulah, pastikan kamu cek beberapa tips penting sebelum memutuskan untuk memilih jasa konveksi saat ingin membuat seragam kerja. Daftarnya adalah sebagai berikut:

Kepraktisan Seragam

Bahkan sebelum kita benar-benar memulai mempertimbangkan hal-hal utama seperti desain logo dan warna pakaian, kita harus mempertimbangkan kepraktisan seragam terlebih dahulu.

Soalnya, seragam kerja haruslah memenuhi syarat saat dikenakan, yaitu keselamatan bagi pekerja pabrik, dan tampilan bagi jasa layanan – sementara kenyamanan haruslah dimiliki oleh keduanya.

Nah, semua faktor ini bisa kita sebut sebagai “kepraktisan” seragam kerja.

Dikarenakan kita tak bisa menebak-nebak sisi nyaman, desain keselamatan, dan standar SNI apa saja yang telah ditetapkan, maka tak ada cara yang lebih efektif selain menyerahkan sisi kepraktisan tersebut kepada penyedia jasa konveksi.

Maka dari itulah, kita harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan penyedia jasa. Dari sana, kita bisa menilai apakah mereka memiliki SDM yang berpengalaman atau tidak.

Ukuran dan Kuantitas

Setelah berhasil menentukan hal-hal yang berkaitan dengan sisi kepraktisan, maka tahap selanjutnya yang harus kamu bicarakan dengan jasa konveksi adalah ukuran dan kuantitas.

Sebagian besar konveksi biasanya menggunakan patokan ukuran Asia berupa S, M, L, XL, dan XXL.

Silahkan data dulu karyawan kamu dan minta kepada mereka ukuran pakaian apa yang biasa mereka kenakan.

Setelah itu, barulah berbicara masalah kuantitas!

Pastikan jasa konveksi yang kita pilih mampu membuat jumlah pesanan seragam kerja yang dibutuhkan dengan deadline.

Semakin cepat diselesaikan maka akan semakin bagus. Tapi ingat, kecepatan saja tidak cukup dijadikan sebagai patokan.

Mereka pun harus tetap memperhatikan kualitas. Jika bisa, mintalah beberapa sample hasil jadi untuk kamu gunakan sebagai faktor pertimbangan keputusan.

Stok Manajemen

Jasa konveksi yang kita pilih pun haruslah memiliki kemampuan dalam mengelola barang.

Ada loh beberapa perusahaan yang kebingungan setengah mati karena hasil jadi seragam kerja disatukan dalam satu pack yang sama tanpa diberi label.

Alhasil, pemilik perusahaan dan atasan tim divisi mengalami kesulitan untuk membedakan ukuran untuk masing-masing karyawan.

Maka dari itulah, minta jasa konveksi yang telah kamu pilih untuk memberikan label berdasarkan ukuran, kuantitas, dan dimasukan ke dalam pengepakan yang rapi.

Stok manajemen yang rapi bisa mengurangi waktu kerja dan tenaga kamu di kantor.

Warna Produk

Nah, setelah pondasi dasar pemilihan jasa konveksi di atas dilakukan, saatnya masuk ke dalam desain, yang mana salah satunya adalah warna.

Dikarenakan pemilihan warna ini masuk ke dalam dunia keterampilan seni, maka mereka yang telah berpengalaman dapat menyajikan lebih banyak opsi bagi kita.

Jadi bukan hanya warna dasar seperti merah, putih, hitam, biru, dan kuning saja, juga termasuk warna-warna yang membutuhkan campuran beberapa spektrum secara sekaligus, termasuk ungu, hijau, toska, abu-abu, dan sebagainya.

Tak lupa juga disebutkan untuk meminta mereka menggunakan pewarna berkualitas sehingga tidak mudah luntur selama bertahun-tahun pemakaian.

Posisi Logo

Posisi logo perusahaan juga tak boleh kita tempelkan secara ngasal, karena ada beberapa area yang cenderung lebih mampu menghasilkan konversi dan meningkatkan brandingan merk.

Menurut SeragamKerjaku.id, beberapa posisi terbaik yang bisa kamu pilih diantaranya dada kiri, dada kanan, lengan kiri, lengan kanan, tengkuk, kaki kiri, dan kaki kanan.

Tingkat kontras antara logo dan warna dasar pakaian pun harus kamu pikirkan dengan matang.

Jika merasa stuck saat memikirkannya, maka tak ada cara lain selain berkonsultasi kembali dengan sang penyedia jasa konveksi.

Untuk alasan ini jugalah, penyedia jasa yang kita pilih haruslah kaya akan pengetahuan di bidang marketing dan pengalaman di bidang desain.

Misalnya saat mereka merekomendasikan salah satu posisi untuk penempatan logo tersebut, pastikan kamu bertanya mengenai alasan dan efek psikologinya baik pada calon pelanggan maupun khalayak umum.

Misalnya, seragam kerja untuk industri pelayanan lebih baik disimpan di bagian depan (dada kiri atau dada kanan) karena interaksi karyawan dan pelanggan kita biasanya saling berhadapan.

Sementara untuk staff pabrik atau engineer bisa menggunakan posisi di punggung, tengkuk, atau lengan karena sebagian besar karyawan kita berhadapan dengan hal teknis (seperti mesin).

Pilihan Tekhnik Cetakan

Masih berbicara masalah logo.

Perlu diingat bahwa untuk menempelkan merk perusahaan atau produk ke salah satu bagian seragam kerja kita, maka jasa konveksi biasanya melakukan beberapa cara tertentu.

Masing-masing metode penyetakan ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Misalnya, jasa konveksi profesional nan berpengalaman mampu menyediakan sejumlah opsi bagi kita, diantaranya:

  • Hanya menyedikan sekitar 14 warna tetapi dengan karya seni tinggi. Bisa diterapkan di hampir segala set seragam kerja dimulai dari jaket, kaos, kemeja, hingga sepatu.
  • Menghasilkan warna dan desain yang lebih hidup.
  • Digital Printing. Hemat biaya dan hemat waktu. Paling ideal untuk logo yang kompleks.
  • Transfer Printing. Menggunakan mode warna CMYK serta cocok digunakan untuk pesanan kecil hingga menengah.

Silahkan sesuaikan dengan logo perusahaan atau merk yang kamu miliki saat ini ya!

Pilihan Bahan untuk Kain

Selalu ingat kuncinya! Bahan kain yang digunakan haruslah menyesuaikan standar kerja dari masing-masing jasa layanan yang tengah kita jalankan.

Misalnya, gunakan bahan kain yang agak tebal untuk karyawan yang sebagian besar waktunya berada di dalam pabrik atau di depan mesin.

Gunakan kain tipis yang dapat bernafas untuk mereka yang sebagian besar berada di luar lapangan.

Gunakan pula kain yang halus bagi karyawan yang bekerja di bidang pelayanan atau hospitality.

Bisaanya, para penyedia jasa konveksi sudah tahu betul sifat dari masing-masing bahan kain tersebut.

Mereka juga haruslah mampu menjelaskan kepada kita peranan dari material yang akan digunakan.

Sebut saja katun yang paling pas dijadikan sebagai seragam kerja berupa kaos karena selain murah, juga nyaman saat dikenakan, serat kainnya yang bernafas, serta mudah dibersihkan.

Sementara khusus untuk kamu yang bekerja di lingkungan panas, kamu juga bisa menggunakan pakaian yang dapat menyerap kelembapan seperti poliester.

Silahkan bicarakan lebih lanjut dengan jasa konveksi yang telah kamu pilih.

Budget

Secara naluriah, kita pasti ingin mencari penyedia jasa konveksi yang super duper murah – atau bahkan gratis!

Tapi selalu ingat hukum barang – semakin mahal maka akan semakin bagus.

Jadi jangan pelit mengenai budget, apalagi jika ingin mendapatkan kuailtas barang yang sangat tinggi.

Lagipula, seragam kerja ini akan dikenakan dalam jangka panjang oleh karyawan kita, sekaligus menjadi metode ngiklan gratis yang sangat efektif – sehingga hampir tak ada ruginya sama sekali.

Leave a Comment