Seragam Kerja, Hal yang Wajib Diketahui Sebelum Memesan!

Memang tak semua perusahaan dan bisnis memerintahkan para karyawannya untuk mengenakan seragam kerja. Namun jika berbicara masalah marketing, keamanan, dan branding, seragam kerja sangatlah dibutuhkan.

Seragam kerja ini dapat membuat kelompok dan karyawan kita nampak menjadi tim yang solid dan profesional.

Di saat yang bersamaan, faktor tersebut nantinya akan berpegnaruh besar terhadap konsistensi branding merk, dan menyampaikan kepercayaan serta keandalan bagi para pelanggan.

Dimulai dari tim marketing hingga engineer, seragam kerja ini haruslah disesuaikan dengan jenis aktivitas yang karyawan kita lakukan.

Tak heran jika Konveksi Bandung seperti SeragamKerjaku.id menyediakan banyak opsi kepada kita dalam pemilihan jenis dan bahan seragam – yang mana sebagian besar telah mengikuti Standar Nasional Indonesia.

Ini juga membuktikkan bahwa kita tak boleh ngasal dalam memilih seragam kerja untuk para karyawan.

Sebelum kita bahas lebih lanjut mengenai hal-hal apa saja yang harus kita perhatikan dalam pembuatan, desain, dan memilih jasa konveksi pilihan, kita sedikit bahas dulu industri dan manfaat apa saja yang didapatkan dari mengenakan seragam kerja di perusahaan.

Industri yang Wajib Membuat Seragam Kerja

Seragam kerja biasanya diterapkan dalam industri jasa dan pabrik dengan tujuan berbeda.

Khusus untuk perusahaan yang bergerak di bidang jasa, maka seragam kerja akan meningkatkan konversi penjualan, profesionalisme, kepuasan pelanggan, dan branding merk.

Sementara untuk pabrik atau engineer biasanya lebih mengedepankan sisi keselamatan kerja, sehingga baju khusus tersebut haruslah mengikuti standarisasi atau SNI.

Menurut salah seorang pendiri perusahaan konsultan bisnis Incorporation Insight bernama Michael Knight mengatakan bahwa seragam kerja dapat memberi tahu para pelanggan tentang siapa diri kita, membuat karyawan nampak rapi, serta menjaga kita dari segala resiko bahaya di tempat kerja.

Selain manfaat praktisnya tersebut, seragam kerja karyawan juga dapat meninggalkan kesan positif kepada klien dalam jangka panjang.

Ini karena seragam cenderung lebih terlihat halus dan profesional, sehingga menandakan kepada pelanggan bahwa kita dapat dipercaya.

Jadi tak peduli apakah perusahaan kamu bergerak di bidang jasa atau produksi, memberikan seragam kerja kepada karyawan kita masih memberikan keuntungan yang begitu besar.

Manfaat Memberikan Seragam Kerja Kepada Karyawan

Kebanyakan perusahaan memberikan atau meminjamkan seragam kerja mereka secara cuma-cuma, yang mana dapat meningkatkan etos kerja dan semangat para karyawannya secara maksimal.

Tentu saja, sesaat setelah karyawan kita diberikan seragam kerja, maka mereka mesti tahu beberapa tanggung jawab yang harus mereka pikul selama bekerja dan mengenakan pakaian tersebut.

Misalnya, sang karyawan haruslah dapat memelihara pakaian kerja mereka dengan rajin mencuci, menyetrika, dan menyimpannya di tempat yang aman.

Kemudian mereka pun haruslah mampu menjaga nama baik perusahaan dengan tidak melakukan tindakan-tindakan di luar norma menurut persfektif masyarakat secara umum selama mengenakan pakaian kerja.

Jika misalnya mereka secara disiplin mampu menjaga tanggung jawab tersebut, maka manfaat yang dapat diterima oleh perusahaan cukup besar!

Beberapa contoh kecilnya adalah sebagai berikut:

  • Meningkatkan kepercayaan pelanggan.
  • Menciptakan kesadaran merk.
  • Menghilangkan kesenjangan sosial diantara para karyawan.

Melihat konteks manfaat yang diberikannya tersebut, maka ada baiknya kita tak boleh ngasal dalam memilh seragam kerja.

Hal Penting Sebelum Mendesain dan Membuat Seragam Kerja

Khusus buat kamu yang sudah memutuskan untuk mendesain, membuat, dan membagikan seragam kerja kepada karyawan perusahaan, maka ada baiknya memperhatikan beberapa faktor sebelum melakukannya.

Silahkan pertimbangkan hal-hal berikut agar manfaat mengenakan seragam kerja (yang sudah disebutkan di atas) bisa kamu dapatkan secara maksimal.

Konsistensi Merk

Seperti yang sudah disebutkan di atas bahwa hal utama dan pertama dari seragam kerja adalah demi keseragaman dan branding merk.

Dengan terlihatnya logo dan perusahaan yang tertempel secara jelas dan rapi di seragam kerja karyawan kita, maka secara langsung akan membangun kepercayaan dan keakraban.

Itulah alasan kenapa menempatkan logo perusahaan di bagian yang mudah terlihat sangatlah vital. Tak perlu besar, yang penting nampak cukup kontras dengan warna dasar serta mampu menarik perhatian orang.

Tetap pertahankan palet warna, logo, dan jenis font yang digunakan di seluruh seragam kerja yang kita desain dan buat.

Faktanya, ada beberapa bagian di permukaan desain pakaian yang paling mudah dilirik oleh calon pelanggan dan masyarakat secara umum, sehingga membantu proses branding menjadi lebih efektif.

Jika tak yakin mengenai penempatan logo tersebut, kamu juga bisa berkonsultasi dengan jasa konveksi yang telah kamu pilih.

Untuk itulah, bekerja sama dengan jasa konveksi profesional menjadi salah satu kewajiban bagi kita dalam membuat seragam kerja.

Misalnya, SeragamKerjaku.id memiliki para profesional dan desainer yang mengerti betul tentang penempatan merk di seragam kerja yang mampu menarik perhatian dan menggelitik psikologi calon pembeli.

Feedback Karyawan

Dikarenakan karyawan kitalah yang akan mengenakan seragam kerja, maka meminta pendapat dan feedback dari mereka pada saat proses desain dilakukan juga sangatlah penting.

Silahkan tunjuk ketua dari masing-masing tim dan divisi kemudian mintalah masukan mereka tentang desain dan utilitas, termasuk ukuran dan jenis bahan yang ingin digunakan.

Jika sang karyawan menyukai desain seragam kerja serta nyaman saat dikenakan, maka rasa bangga akan menghinggapi hati mereka sehingga secara langsung akan berefek positif pada kemajuan bisnis dalam jangka panjang.

Dengan memberikan kesempatan para karyawan kita untuk melakukan feedback, maka perusahaan pun bisa mendapatkan manfaat seperti:

  • Meningkatkan kinerja.
  • Melatih karyawan untuk berpikir kreatif.
  • Mengurangi atau bahkan mencegah konflik  kantor di kemudian hari.
  • Meningkatkan keterlibatan karyawan secara emosional.
  • Perusahaan mampu mengerti dan memberikan sesuatu yang benar-benar karyawan inginkan atau butuhkan.

Seragam kerja bukanlah sekedar menguntungkan perusahaan sebagai sarana branding dan iklan gratis, juga dapat memberikan karyawan kita rasa bangga, nyaman, dan nampak berwibawa saat mengenakannya.

Kebijakan Pakaian

Setelah itu, barulah kita menentukan aturan dalam berpakaian.

Ada baiknya untuk tidak terlalu melarang karyawan kita mengenakan beragam aksesoris – selama tidak membahayakan atau tidak tumpang tindih dengan desain pakaian.

Misalnya, ada kalanya karyawan yang bekerja di depan mesin diharamkan mengenakan aksesoris dan perhiasan karena dikhawatirkan mengalami kecelakaan kerja, tetapi masih diperbolehkan mengenakan sarung tangan dan masker demi kenyamanan.

Sementara bagi tim marketing atau mereka yang bekerja di bidang hospitality diperbolehkan mengenakan aksesoris yang menyatu dengan warna dan desain seragam kerja, karena dapat meningkatkan penampilan dan persona bagi calon pelanggan.

Jadi tak perlu terlalu kaku atau membosankan. Jika karyawan kita mampu mempersonalisasi seragam kerja mereka dengan baik dan tampil lebih menarik, kenapa tidak?

Bahkan menurut majalah bisnis “Forbes” menyebutkan bahwa daya tarik seorang karyawan kita dapat meningkatkan pendapatan sebesar 5% setiap harinya.

Silahkan kalikan saja selama setahun, berapa keuntungan yang bisa didapatkan oleh perusahaan kita?

Dengan memberikan kebebasan personalisasi (tetapi dengan batasan yang telah kita tentukan sebelumnya), maka bukan hanya perusahaan kita saja yang untung, juga dapat meningkatkan kepuasaan para pelanggan dan karyawan di saat yang bersamaan.

Leave a Comment